My Photo

Photo Albums

Powered by Friendster Blogs
Member since 04/2005

April 24, 2006

AC Milan Football Club didirikan pada tanggal 16 Desember 1899. Ide untuk mendirikan Milan Cricket and Football Club datang dari Kilpin, Allison and Davies (inggris). Mereka mengajukannya kepada Alfred Edwards, Nathan and Barnett. Salah satu dewan direksi pertama Milan adalah Pierro Pirelli yang kemudian menjadi salah satu presiden dan tokoh paling penting di Milan. Pada tanggal 11 Maret 1900, Milan memainkan pertandingan pembuka melawan klub sekota, Mediolanum dimana mereka menang 3 0. Tim pertama yang bermain untuk Milan adalah Hoode, Cignaghi, Torretta, Lees, Kilpin, Valerio, Dubini, Davies, Neville, Allison, Formenti. 15 April 1900 Milan memainkan pertandingan resmi pertama mereka melawan FC Torino dimana Milan kalah 3-0. Kapten pertama Milan adalah Herbert Kilpin, salah satu pendiri dan pemain hebat Milan. Sukses menyusul saat Milan memenangkan piala pertama mereka pada tahun 1901 mengalahkan Genoa 1-0 di play off final. Dilanjutkan dengan kemenangan beruntun tahun 1906 melawan Juventus dan 1907 melawan Torino dan Andrea Doria. Saat perang dunia kedua, Milan merubah namanya untuk yang ketiga dan terakhir kalinya menjadi Associazione Calcio Milan (AC Milan).
Honors :
European Cup
1963,1969, 1989, 1990, 1994, 2003
European CWC
1968, 1973
European Super Cup
1989, 1990, 1995
Intercontinental Cup
1969, 1989, 1990
League Winners
1901, 1906, 1907, 1950, 1954, 1956, 1958, 1961, 1967, 1978, 1987, 1991, 1992, 1993, 1995, 1999, 2004
Italian Cup
1984, 1992, 1993, 1995, 1997, 2003
Italian Super Cup
1982, 1986, 2003

                            

April 22, 2006

uhhhhhhhhhh

detik yang memilukan seakan siap menghampiri milan yang lebih dari 107 tahun berkutat di salah satu olahraga terbesar di dunia,., pleaseee milan be a winner in champions

i love u

forza milan

January 23, 2006

a glass of milk,.,. thanks god

Seperti biasa saya sehabis pulang kantor tiba di
rumah langsung duduk bersantai sambil melepas
penat. Sepertinya saya sangat enggan untuk
membersihkan diri dan berdoa. Sementara anak2 &
istri sedang berkumpul di ruang tengah.
Dalam kelelahan tadi, saya disegarkan dengan adanya
angin dingin sepoi2 yang menghembus tepat di muka
saya. Selang beberapa lama, seseorang yang tak
tampak mukanya, berjubah putih dengan tongkat
ditangannya tiba2 sudah berdiri di depanku..

Saya sangat kaget dengan kedatangannya yang tiba2
itu.
Sebelum sempat bertanya... siapa dia, tiba2 saya
merasa dada saya sesak dan sulit untuk bernafas...
namun saya berusaha untuk tetap menghirup udara
sebisanya.

Yang saya rasakan waktu itu ada sesuatu yang
berjalan pelan2 dari dadaku dan terus berjalan ke
kerongkonganku...sakittttttttt... sakit... rasanya.
Keluar airmataku menahan rasa sakitnya...
Oh Tuhan, ada apa dengan diriku....

Dalam kondisi yang masih sulit bernafas tadi,
benda tadi terus memaksa untuk keluar dari
tubuhku... kkhh... khhhh...kerongkonganku berbunyi.
Sakit rasanya, amat teramat sakit. Seolah tak
mampu aku menahan benda tadi...
Badanku gemetar...
peluh keringat mengucur deras...
mataku terbelalak...
air mataku seolah tak berhenti.

Tangan & kakiku kejang2 sedetik setelah benda itu
meninggalkan aku..
Aku melihat benda tadi dibawa oleh orang misterius
itu pergi berlalu begitu saja hilang dari pandangan.
Namun setelah itu...
aku merasa aku jauh lebih ringan, sehat, segar,
cerah... tidak seperti biasanya.

Aku heran...
istri & anak2 ku yang sedari tadi ada diruang
tengah, tiba2 terkejut berhamburan ke arahku....
Di situ aku melihat ada seseorang yang terbujur
kaku ada tepat di bawah sofa yang kududuki tadi.
Badannya dingin kulitnya membiru.
Siapa dia????
Mengapa anak2 & istriku memeluknya sambil menangis...
mereka menjerit histeris...
terlebih istriku seolah tak mau melepaskan orang
yang terbujur tadi....
Siapa dia....???

Betapa terkejutnya aku ketika wajahnya dibalikkan...
dia... dia... dia mirip dengan aku!!!
ada apa ini Tuhan...????????

Aku mencoba menarik tangan istriku tapi tak
mampu.... Aku mencoba merangkul anak2 ku tapi tak
bisa.
Aku coba jelaskan kalau itu bukan aku.
Aku coba jelaskan kalau aku ada di sini...
Aku mulai berteriak tapi mereka seolah tak
mendengarkan aku.
Seolah mereka tak melihatku....

Dan mereka terus-menerus menangis...
aku sadar...
aku sadar bahwa orang misterius tadi telah membawa
rohku. Aku telah mati...
aku telah mati!!

Aku telah meninggalkan mereka...
tak kuasa aku menangis... berteriak....

Aku tak kuat melihat mereka menangisi mayatku.
Aku sangat sedih...
selama hidupku belum banyak yang kulakukan untuk
membahagiakan mereka.
Belum banyak yang bisa kulakukan untuk membimbing
mereka.
Tapi waktuku telah habis...
masaku telah terlewati...
aku sudah tutup usia pada saat aku terduduk di
sofa setelah lelah seharian bekerja....

Sungguh bila aku tahu aku akan mati, aku akan
membagi waktu kapan harus bekerja, beribadah,
untuk keluarga dll...
Aku menyesal aku terlambat menyadarinya. Aku mati
dalam keadaan belum ibadah.

Ohh Tuhan... JIKA kau ijinkan keadaanku masih
hidup dan masih bisa membaca ini sungguh aku
amat sangat bahagia. Karena aku MASIH mempunyai
waktu untuk bersimpuh, mengakui segala dosa &
berbuat kebaikan sehingga bila maut menjemputku
kelak aku telah berada pada keadaan yang lebih siap.

===================

* Sebagai renungan buat kita..mudah2an ada
manfaatnya..
amieennn..

ketika semua hampir tinggal kenangan.,.,. thanks god

Seperti biasa saya sehabis pulang kantor tiba di
rumah langsung duduk bersantai sambil melepas
penat. Sepertinya saya sangat enggan untuk
membersihkan diri dan berdoa. Sementara anak2 &
istri sedang berkumpul di ruang tengah.
Dalam kelelahan tadi, saya disegarkan dengan adanya
angin dingin sepoi2 yang menghembus tepat di muka
saya. Selang beberapa lama, seseorang yang tak
tampak mukanya, berjubah putih dengan tongkat
ditangannya tiba2 sudah berdiri di depanku..

Saya sangat kaget dengan kedatangannya yang tiba2
itu.
Sebelum sempat bertanya... siapa dia, tiba2 saya
merasa dada saya sesak dan sulit untuk bernafas...
namun saya berusaha untuk tetap menghirup udara
sebisanya.

Yang saya rasakan waktu itu ada sesuatu yang
berjalan pelan2 dari dadaku dan terus berjalan ke
kerongkonganku...sakittttttttt... sakit... rasanya.
Keluar airmataku menahan rasa sakitnya...
Oh Tuhan, ada apa dengan diriku....

Dalam kondisi yang masih sulit bernafas tadi,
benda tadi terus memaksa untuk keluar dari
tubuhku... kkhh... khhhh...kerongkonganku berbunyi.
Sakit rasanya, amat teramat sakit. Seolah tak
mampu aku menahan benda tadi...
Badanku gemetar...
peluh keringat mengucur deras...
mataku terbelalak...
air mataku seolah tak berhenti.

Tangan & kakiku kejang2 sedetik setelah benda itu
meninggalkan aku..
Aku melihat benda tadi dibawa oleh orang misterius
itu pergi berlalu begitu saja hilang dari pandangan.
Namun setelah itu...
aku merasa aku jauh lebih ringan, sehat, segar,
cerah... tidak seperti biasanya.

Aku heran...
istri & anak2 ku yang sedari tadi ada diruang
tengah, tiba2 terkejut berhamburan ke arahku....
Di situ aku melihat ada seseorang yang terbujur
kaku ada tepat di bawah sofa yang kududuki tadi.
Badannya dingin kulitnya membiru.
Siapa dia????
Mengapa anak2 & istriku memeluknya sambil menangis...
mereka menjerit histeris...
terlebih istriku seolah tak mau melepaskan orang
yang terbujur tadi....
Siapa dia....???

Betapa terkejutnya aku ketika wajahnya dibalikkan...
dia... dia... dia mirip dengan aku!!!
ada apa ini Tuhan...????????

Aku mencoba menarik tangan istriku tapi tak
mampu.... Aku mencoba merangkul anak2 ku tapi tak
bisa.
Aku coba jelaskan kalau itu bukan aku.
Aku coba jelaskan kalau aku ada di sini...
Aku mulai berteriak tapi mereka seolah tak
mendengarkan aku.
Seolah mereka tak melihatku....

Dan mereka terus-menerus menangis...
aku sadar...
aku sadar bahwa orang misterius tadi telah membawa
rohku. Aku telah mati...
aku telah mati!!

Aku telah meninggalkan mereka...
tak kuasa aku menangis... berteriak....

Aku tak kuat melihat mereka menangisi mayatku.
Aku sangat sedih...
selama hidupku belum banyak yang kulakukan untuk
membahagiakan mereka.
Belum banyak yang bisa kulakukan untuk membimbing
mereka.
Tapi waktuku telah habis...
masaku telah terlewati...
aku sudah tutup usia pada saat aku terduduk di
sofa setelah lelah seharian bekerja....

Sungguh bila aku tahu aku akan mati, aku akan
membagi waktu kapan harus bekerja, beribadah,
untuk keluarga dll...
Aku menyesal aku terlambat menyadarinya. Aku mati
dalam keadaan belum ibadah.

Ohh Tuhan... JIKA kau ijinkan keadaanku masih
hidup dan masih bisa membaca ini sungguh aku
amat sangat bahagia. Karena aku MASIH mempunyai
waktu untuk bersimpuh, mengakui segala dosa &
berbuat kebaikan sehingga bila maut menjemputku
kelak aku telah berada pada keadaan yang lebih siap.

===================

* Sebagai renungan buat kita..mudah2an ada
manfaatnya..
amieennn..

Unseen Love ,., thanks god

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? ketika
kita menangis? ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT...

Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya
SEJALAN dengan kita.. kita bergabung dengannya dan
jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan
CINTA...

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan.. Orang2
yang tidak ingin kita tinggalkan... Tapi ingatlah...
melepaskan BUKAN akhir dari dunia.. melainkan awal
suatu kehidupan baru.. Kebahagiaan ada untuk mereka
yang menangis,
mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari...
dan mereka yang telah mencoba ..

Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.. CINTA yang AGUNG?
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH
peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH
menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu
MASIH bisa tersenyum sembari berkata 'Aku turut
berbahagia untukmu'.

Apabila cinta tidak berhasil... BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang
ke alam bebas LAGI .. Ingatlah...bahwa kamu mungkin
menemukan cinta dan kehilangannya.. tapi.. ketika
cinta itu mati..
kamu TIDAK perlu mati bersamanya...

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh. Entah bagaimana...dalam perjalanan
kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri.. dan
menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada.
HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan2 kehidupan
yang telah kau buat.

TEMAN SEJATI... mengerti ketika kamu berkata 'Aku
lupa..'
Menunggu selamanya ketika kamu berkata 'Tunggu
sebentar'
Tetap tinggal ketika kamu berkata 'Tinggalkan aku
sendiri'
Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata
'Bolehkah saya masuk?'
MENCINTAI... BUKANlah bagaimana kamu
melupakan..melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..

BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan..melainkan
bagaimana kamu MENGERTI..
BUKANlah apa yang kamu lihat..melainkan apa yang kamu
RASAKAN.. BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..
melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..

Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam
hati...dibandingkan menangis tersedu-sedu..
Air mata yang keluar dapat dihapus.. sementara air
mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak
akan pernah hilang..

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang.. Tapi
ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP
MENANG hanya karena kamu berbahagia.. dapat mencintai
seseorang..LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri..

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai
seseorang BUKAN karena orang itu berhenti mencintai
kita MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu
akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Apabila kamu benar2 mencintai seseorang, jangan
lepaskan dia.. jangan percaya bahwa melepaskan SELALU
berarti kamu benar-benar mencintai
MELAINKAN...BERJUANGLAH demi cintamu. Itulah CINTA
SEJATI. Lebih baik
menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan
bersama orang 'yang tersedia'

Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang
PALING menyakiti hatimu dan kadang kala, teman yang
menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu
sadari.

June 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30